jump to navigation

sebuah pertanyaan pahit di balik kata cinta November 3, 2009

Posted by Hidayat Syam in Torehan baday.
trackback

love

 

Kepada para pengembara

dan para kisanak atau kisanuk yang mengaku berjalan di atas jalan cinta

aku katakan padamu, dan mudah-mudahan aku tidak berkata di atas nafsuku

aku nasihatkan diriku mudah-mudahan aku tidak berkata di atas nafsuku..

Apabila rasa yang engkau pendam  itu

sejak dari hulunya benar-benar di atas cinta sejati karena Ilahi

Maka ia akan senantiasa membahanakan hidupmu dengan bahagia

sebab cinta seperti itu seperti wewangian yang mengisi segenap ruang jiwamu

Bila Allah meneguhkan cintamu

maka tiada pekerjaanmu kecuali bersenandung syukur dan rindu

Dan bila engkau tidak sampai pada cintamu

bersabar adalah pekerjaan yang memerdekakanmu dari rindu

Namun, bila rasa itu sejak dari benihnya

tumbuh di atas tanah nafsu

maka cinta bisa membunuhnu

sebab pekerjaan hawa nafsu itu adalah menyemburatkan racun yang membunuh sendi-sendi hatimu

hingga engkau menderita merasa, patah, kalah, dan terkungkung rasa gundah

serta membuat lupa dengan Allah

karena hati kita sangatlah lemah

karena hati kita sangat lah lemah..

karena hati kita sangatlah lemah

sebab itulah cinta itu hendaknya tidak berlabuh kepada selain Allah

sebab cinta sama sekali tidak layak disembah atau diagungkan sedemikian rupa

apakah kau lupa bahwa tidak sama orang yang terpenjara dengan orang yang merdeka

dan kemerdekaan jiwa itu tidak akan kau raih melainkan bila engkau senantiasa bersama Allah

Jadi hendaklah kita terus berusaha membersihkan sebuah rasa yang menguasai jiwa itu

yang diwakilkan dengan sederhana dan tidak begitu berat di lidah mengatakannya

yakni

….CINTA….

bak setangkai bunga sejuta warna dalam taman Allah yang Maha Mulia

-adabaday-

Advertisement

Comments»

1. fat - November 3, 2009

i like it….bang.
tapi fat punya beberapa pertanyaan (sharing) atau hal yang perlu didiskusikan…..can i share with u?

2. fat - November 3, 2009

Puisi itu tidak punya aturan begini dan begitu…karena puisi adalah apresiasi seseorang dan siapapun bebas mengungkapkan perasaan dan pikirannya lewat torehan pena. Secara keseluruhan fat suka sama puisi ini…..hanya ada hal yang peru fat dskusikan dengan abang…tapi tidak lewat ini ya….YM aja…^_^

3. fat - November 3, 2009

oya…tambahan komentar bang…gambar dari puisi abang sangat tidak mendukung…(jujur) karena gambar bertolak belakang dengan puisi

4. mencarimaknahidup - November 3, 2009

Assalamu’alaykum…
PERTAMAX gan!!! :D
bukanlah aku orang yang tepat bicara tentang cinta
karena cinta dua pasang hanya ada setelah pernikahan

bukanlah aku orang yang tepat bicara tentang cinta
karena kadang tak pula bisa ku mencintai diri sendiri dengan sebaiknya cinta

bukanlah aku orang yang tepat bicara tentang cinta
karena cintaku pada Allah dan RasulNya perlu berkali-kali pembuktian.

tapi katakan, ceritakan padaku tentang cinta
agar aku memahaminya, apa artinya ia, bagaimana bisa orang terluka karenanya, padahal jika ia ada untuk Allah subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah sholallahu’alaihi wassalam akan damai adanya.

Nice posting!

5. ululalbab_29 - November 5, 2009

semoga selalu diberikan ketabahan dan kesadaran bahwa tak ada suatu peristiwa pun tanpa kuasa ALLOH, lalu mengapa kita masih menyesali…laa tahzan wa laa takhof…Innalloha ma’ana…
ALLOH tak pernah ingkar janji jika terus menjaga diri akan mendapat pendamping yang lurus hati…

6. cinderellanty - January 21, 2010

Salam da ijin share ya…. anty mau share di FB :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.